Cara Menanam Bunga Anggrek Agar Berbunga Lebat

Menanam Bunga Anggrek – The Orchidaceae atau bunga anggrek merupakan salah satu jenis tanaman hias yang populer dan banyak digemari. Anggrek memiliki beragam jenis, bentuk, dan warna  yang masing-masing memiliki keindahan tersendiri.

Anggrek dibedakan menjadi 3 berdasarkan sifat hidupnya, Anggrek Ephythis yang menumpang pada batang pohon lain namun tidak menjadi parasit. Anggrek semi Ephytis yang menempel pada pohon atau tanaman lain namun tidak merusak tanaman tersebut, dan Anggrek Terrestris yang dapat hidup diatas tanah.

Anggrek dapat tumbuh di ketinggian 0 hingga 5000 meter diatas permukaan laut. Jenis anggrek yang dapat tumbuh pada dataran rendah, yaitu jenis Acampe praemorsa, Cymbidium aloifolium, dan Vanda roxburghii. Jenis anggrek yang dapat tumbuh di dataran tinggi antara lain, Bulbophyillum retusiusculum, Nervilia macroglossa, dan sebagainya. Adapun cara menanam bunga anggrek menggunakan pot, berikut ulasannya.

Cara Menanam Bunga Anggrek

Alat dan Bahan

1. Bibit Bunga Anggrek

2. Media Tanam

3. Pot dan Kawat Penyangga

cara menanam bunga anggrek

Foto : https://www.facebook.com/bagus.candra.7549185

Cara Menanam Bunga Anggrek

1. Taruhlah kawat pada bagian dasar pot, lalu letakkan media batu, arang kayu, atau sabut kelapa kedalam pot.

2. Masukkan bibit bunga anggrek dan aturlah agar akar anggrek dapat menyebar secara rata. Ikatlah batang bibit bunga anggrek pada kawat.

3. Masukkan media tanam untuk menutupi akar, namun tidak sampai menutupi batang anggrek.

4. Khusus jika menggunakan pot plastik bagian bawah pot isilah dengan pecahan genting atau batu bata dengan secukupnya, maksimal sepertiga tinggi pot yang berguna untuk membuat pot memiliki bobot berat dan berfungsi sebagai penyaring.

cara menanam bunga anggrek

Foto : https://www.facebook.com/bagus.candra.7549185

Nah itulah cara menanam bunga anggrek menggunakan pot, namun pastikan terlebih dahulu jenis bunga anggrek manakah yang cocok ditanam menggunakan pot. Untuk perawatan, lakukan penyiraman sesuai dengan cuaca yang sedang berlangsung.

Saat matahari terik, maka siramlah dua kali sehari. Namun, apabila saat penghujan jangan biarkan media tanam terlalu basah karena dapat memicu pembusukan pada akar.

Source: caramenanam.org

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*